Bersyukurlah dengan apa yang ada 0 komentar
Judul diatas ini tampaknya akan menimbulkan pertanyaan yang besar bagi beberapa orang yang mungkin mempunyai statement bahwa “bagaimana bisa bersyukur di situasi seperti ini, disaat pekerjaan sulit dicari, disaat PHK banyak terjadi” tapi sebelum pertanyaan- pertanyaan itu diajukan ijinkanlah saya menanyakan sebuah pertanyaan ini kepada anda “apakah hingga detik ini masih ada sepotong roti ataupun nasi yang masih tersedia untuk anda makan esok hari bila jawabannya adalah masih ada sepotong roti untuk esok hari saya dapat mengatakan bahwa hal itu adalah sebuah keajaiban yang luar biasa, yang berarti masih ada kehidupan untuk esok hari, itu juga berarti bahwa Tuhan masih memelihara kehidupan anda hingga saat anda membaca artikel ini.
Disadari atau tidak sifat utama manusia adalah tak pernah puas dengan apa yang ada selalu ingin memiliki apa yang dunia tawarkan dan merasa bahwa apa yang telah dimilikinya tak pernah merasa cukup hal ini juga yang terjadi dalam diri saya, dulu saya juga adalah pribadi yang tak pernah puas akan apa yang saya miliki suatu titik proses menyadarkan saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang saya miliki yang membuat saya bisa mengerti arti kehidupan ini, karena jika boleh berkata jujur saat proses itu terjadi proses itu bukanlah hal yang menyenangkan namun hal yang sangat tidak menyenangkan itu artinya adalah kita sebagai manusia biasanya akan dapat mengatakan hal yang baik setelah kita merasakan hal yang tidak baik, secangkir kopi yang manis setelah kita pernah meminum secangkir kopi yang pahit.
Sehingga kembali lagi dengan masalah resesi ekonomi yang melanda America saya percaya bahwa akan ada banyak hal yang indah dengan kejadian ini karena akan ada banyak orang yang mulai menyadari indahnya hal- hal yang tampaknya sepele ini yang biasanya tidak pernah terlintas dalam benak mereka yang mungkin beberapa tahun yang lalu tidak pernah menyadari hal- hal yang tampaknya kecil ini, akan ada banyak orang yang mulai meyadari arti dari sepotong roti yang selalu tersedia dipagi hari serta secangkir kopi manis yang dapat mereka nikmati dipagi hari.
Setialah dengan perkara- perkara kecil 0 komentar
Judul diatas ini sebenarnya saya ambil dari kitab suci yang berkata bahwa barang siapa setia dengan perkara- perkara kecil maka kepadanya akan diberikan perkara- perkara besar, pertama kali saya membaca ayat ini saya berfikir dan mengira bahwa ayat ini tidak ada relevansinya sama sekali namun dari suatu pengalaman saya baru menyadari kebenaran ayat ini
Suatu kali ayah saya mengikuti suatu program investasi keuangan yang oleh para marketingnya dijanjikan bahwa dalam waktu relatih singkat beberapa bulan lagi uang tersebut akan kembali dalam jumlah yang berlipat ganda, mendengar hal itu tentu saja sebagai seorang manusia biasa ayah saya tergiur untuk mengikuti program tersebut dan keluarga kamipun akhirnya semua menyepakatinya, dan memang betul setelah ayah saya mendepositkan beberapa juta dalam investasi tersebut bulan selanjutnya kami mulai mendapatkan keuntungan dari bisnis yang tampaknya sangat menjanjikan ini dan hal ini berlangsung selama kira- kira 4 bulan.
Namun dalam bulan yang kelima mulai ada keganjilan yang terjadi dimana keuntungan yang biasanya mulai dibayarkan diawal bulan mulai terlambat sama sekali dan akhirnya berhenti total di bulan ke 6 selidik punya selidik ternyata investasi ini adalah sebuah penipuan yang berkedok investasi setelah mengetahui hal itu keluarga kami tersadar bahwa apa yang selama ini diberikan ternyata adalah uang kami sendiri dan kami mengalami kerugian yangcukup besar karena apa yang kami dapat tidak sebanding dengan apa yang kami setorkan